Berita

Pertemuan Anton Sukartono dan Susi Pudjiastuti di Pangandaran; Bahas Langit Biru hingga Tawaran Politik

Fakta pertemuan Anton Sukartono dan Susi Pudjiastuti di Pangandaran akhirnya terungkap jelas. Simak tujuan agenda politik dan lingkungan.

Agenda politik di Jawa Barat kembali menyita perhatian publik menjelang akhir pekan ini. Sorotan utama tertuju pada momen pertemuan Anton Sukartono dan Susi Pudjiastuti yang berlangsung di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, menyambangi kediaman mantan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut pada Kamis (27/8/2026) malam. Dialog tertutup bernuansa kekeluargaan itu berlangsung hangat selama kurang lebih dua jam penuh.

Rombongan pimpinan partai berlambang bintang mercy tersebut tiba di lokasi menjelang waktu santap malam. Anton hadir tidak sendirian, melainkan didampingi oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ciamis Anjar Asmara beserta jajaran pengurus daerah lainnya.

Kedua tokoh publik ini tampak berdiskusi santai di ruang tamu sambil menikmati hidangan malam bersama. Momen keakraban tersebut langsung memantik spekulasi politik mengenai agenda strategis di balik silaturahmi tokoh penting Jawa Barat tersebut.

Silaturahmi Hangat dan Agenda Program Lingkungan

Anton menegaskan bahwa kunjungan ke pesisir selatan ini murni merupakan agenda silaturahmi antartokoh daerah. Menurutnya, momentum pertemuan Anton Sukartono dan Susi Pudjiastuti sengaja dijadwalkan bersamaan dengan rangkaian agenda kerja partai di wilayah Pangandaran.

DPD Partai Demokrat Jawa Barat memang telah mengagendakan peluncuran program peduli lingkungan bertajuk ‘Langit Biru’ pada Jumat (28/8/2026).

Inisiatif pelestarian alam tersebut menyasar kawasan pesisir pantai serta pemberdayaan ekosistem maritim lokal secara berkelanjutan.

“Bu Susi adalah salah satu tokoh Jawa Barat yang sangat dihormati. Karena kami sedang berada di Pangandaran untuk agenda Langit Biru, kami bersilaturahmi ke kediaman beliau dan alhamdulillah diterima dengan sangat baik,” ujar Anton kepada awak media.

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak secara intensif membedah berbagai potensi strategis yang dimiliki Kabupaten Pangandaran. Sektor pariwisata bahari dan pelestarian garis pantai menjadi topik utama perbincangan selama sesi makan malam berlangsung.

Baca Juga :  Pemain PSGC Ciamis Jalani Medical Check Up Ketat, Coach Herkis Ogah Beli Kucing dalam Karung

Fakta menarik terungkap saat perbincangan mengenai kepedulian lingkungan mulai bergulir. Dinamika pertemuan Anton Sukartono dan Susi Pudjiastuti menyingkap kesamaan visi terkait penyelamatan ekosistem pesisir Jawa Barat dari ancaman kerusakan lingkungan.

Sinergi Program Langit Biru dan Aksi Pesisir

Anton mengakui bahwa konsep gerakan ‘Langit Biru’ yang diusung partainya ternyata selaras dengan aksi nyata mantan menteri tersebut. Susi diketahui telah lama menggerakkan inisiatif bersih-bersih laut bersama para pelajar sekolah dasar di berbagai pelosok pesisir.

“Ternyata Bu Susi sudah melakukan gerakan ini dari dulu kala. Anak-anak SD dikumpulkan secara rutin untuk membersihkan sampah laut dari satu titik ke titik lain,” ungkap Anton dengan nada kagum.

Melihat rekam jejak tersebut, pihak Demokrat berencana mengadopsi sekaligus memperluas jangkauan aksi konservasi lingkungan pesisir tersebut.

Pembahasan konkret mengenai kolaborasi pelestarian laut pun mengemuka secara mendalam selama pertemuan Anton Sukartono dan Susi Pudjiastuti berlangsung.

“Intinya kita berbicara mengenai potensi Pangandaran dan program lingkungan. Praktik baik yang sudah Ibu Susi lakukan tentu akan kita lanjutkan dan perkuat bersama melalui aksi nyata di lapangan,” tambah Anton.

Selain membicarakan isu lingkungan, komunikasi politik dua arah juga sempat mencuat di sela-sela obrolan santai tersebut. Pihak Demokrat secara terbuka membuka kesempatan bagi lingkaran terdekat sang mantan menteri untuk berkiprah di panggung politik praktis.

Keterbukaan sikap politik itu menjadi salah satu poin menarik dalam jalannya pertemuan Anton Sukartono dan Susi Pudjiastuti malam itu. Anton menyatakan partainya siap menyambut siapa pun tokoh potensial yang memiliki komitmen kuat memajukan daerah.

Baca Juga :  Unigal Kembangkan Komoditas Sacha Inchi dan Kopi

“Siapa tahu ada keluarga, sahabat, atau rekan-rekan Bu Susi yang ingin bergabung dan berjuang bersama Partai Demokrat, tentu pintu kami selalu terbuka dengan senang hati,” jelas Anton secara lugas.

Penegasan Sikap Independen Mantan Menteri

Merespons tawaran dan spekulasi yang berkembang, Susi Pudjiastuti menegaskan posisinya tetap berada di luar ranah politik partisan. Tokoh yang dikenal dengan ketegasannya ini memandang agenda tersebut murni sebagai ajang temu kangen rekan lama.

“Pak Anton dulu kan bertugas di Komisi IV DPR RI, jadi kami sudah saling kenal sejak lama. Ya, ini hanya sekadar ngobrol santai biasa saja,” tutur pendiri maskapai Susi Air tersebut kepada wartawan.

Susi pun secara tegas menepis anggapan bahwa dirinya akan kembali terjun ke panggung politik nasional. Komitmennya saat ini tercurah sepenuhnya untuk mengelola unit bisnis perikanan, pariwisata, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di tanah kelahirannya.

“Enggak lah, saya tidak tertarik masuk ke politik praktis. Kami hanya ngobrol santai mengenai banyak hal,” pungkas Susi dengan nada ceria khasnya.

Rekam jejak Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014–2019 memang menjadikannya figur berpengaruh yang kerap didekati berbagai kekuatan politik menjelang kontestasi daerah.

Di sisi lain, kehangatan pertemuan Anton Sukartono dan Susi Pudjiastuti membuktikan komunikasi antartokoh masyarakat tetap terjalin harmonis di luar sekat-sekat formal kepartaian.

Melalui dialog konstruktif tersebut, kedua figur publik berhasil menunjukkan kedewasaan bersikap dalam memajukan daerah tanpa harus terjebak kepentingan politik sesaat.

Hubungan baik pertemuan Anton Sukartono dan Susi Pudjiastuti ini diharapkan memberi dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan pesisir di Jawa Barat.

Pada akhirnya, silaturahmi kekeluargaan dalam pertemuan Anton Sukartono dan Susi Pudjiastuti menjadi teladan penting bagi dinamika sosial politik Jawa Barat masa kini.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca